Langsung ke konten utama

PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SENI


APRESIASI MUSIK PADA PENDIDIKAN IPA
SEBAGAI PERWUJUDAN PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA
Oleh : Endang Sunaryati, A Md Pd
Guru IPA SMP Negeri 10 Kota Pekalongan
                Menjadi Guru kadang bukan pilihan atau cita-cita seseorang.Adakalanya dikarekan berbagai alasan yang melatarbelakangi hidup seseorang bisa menjadikan orang tersebut berprofesi sebagai guru. Ketika profesi itu tidak digeluti secara tulus dan ikhlas, pendidikan perlahan dan pasti akan hancur. Apalagi  jika murid yang dihadapi hampir 70% memiliki tingkat intelektualitas di bawah rata-rata. Ini tentu menjadikan kejenuhan dan kebosanan. Akhirnya menghadirkan kebiasaan yang hanya karena gaji saja yang membuat guru memasuki kelas, sehingga menciptakan guru-guru yang apatis, kurang inovatif, tidak kreatif dan tidak punya spirit. Hal ini berakibat pada siswanya, yang kelak menjadi penerus generasi bangsa. Padahal siswa, selain memiliki kekurangan pasti memiliki kelebihan, ini yang mestinya jadi pertimbangan guru.
                Kesulitan yang dialami guru di atas juga di alami oleh guru yang muridnya memiliki intelektualitas di atas rata-rata. Namun bentuk kesulitan tentu tidak sama. Jika seseorang hanya berorientasi kewajiban karena sudah terima gaji, maka murid di jadikan objek menambah penghasilan, terima les, jual buku materi, padahal pemerintah sudah memberikan bantuan buku di sekolah-sekolah. Pernahkah kita merenung, mengapa bangsa kita di penuhi dengan berita korupsi? Apakah kita pernah merenung? Apa yang telah kita contohkan dan kita teladani pada murid-murid kita? Apakah kita sudah merenung bahwa orangtua murid-murid kita tidak semua memiliki penghasilan yang banyak? dan pernahkah kita merenung bahwa seorang perampokpun berkeinginan anak-anaknya berhasil dalam hidupnya? jika ini terjadi, tentu sang perampok tadi akan mencari penghasilan yang lebih untuk membiayai sekolah anaknya dengan cara menambah hasil rampokan. Sungguh guru menjadi pemeran penting terhadap nasib Bangsa. Semoga kita di jauhkan dari hal yang demikian.aamiin
                Oleh karena itu, saya sebagai guru yang dulu memang bukan cita-cita saya, saya belajar untuk mencintai profesi, mencintai anak-anak Indonesia, dan mencoba menyampaikan ilmu dengan cara yang saya pikirkan.Ini tepat untuk anak-anak selaku murid saya, membuat syair lagu tentang materi yang saya ajarkan dengan mengaransemen lagu yang sudah ada dan populer di kalangan murid. Saya mohon maaf pada pencipta dan penyanyi lagu yang saya ubah syairnya. Ini semata-mata demi anak didik saya. Semoga dapat bermanfaat bagi yang menemui kesulitan hampir sama dengan saya.
                Selebihnya, jika ini bagus, semata-mata dari Allah SWT, dan jika ini tidak baik, itu merupakan kekurangan saya selaku manusia biasa, dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
                Namun kritik dan saran yang bersifat membangun saya harapkan agar ini menjadi lebih baik.


PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA
SEBAGAI APRESIASI POSITIF TERHADAP MUSIK DI INDONESIA
Oleh:Endang Sunaryati ( SMP Negeri 10 Pekalongan)
KELAS/SEMESTER                             : VIII/1
STANDAR KOMPETENSI                  : 4. Menjelaskan konsep partikel materi
KOMPETENSI DASAR                       : 4.1 Menjelaskan konsep atom, ion dan molekul
MATERI                                                : Atom, ion dan molekul
JUDUL LAGU                                       : ATOM di aransir dari lagu AKU JATUH CINTA LAGI ( Norman Kamaru)
Partikel terkecil unsur, tak dapat di bagi lagi
Dengan cara reaksi kimia biasa
Partikel proton intinya, elektron mengitarinya
Bermuatan positif negatif adanya
Reff.     1
                Atom netral tentuya, proton dan elektronnya
Jumlahnya pasti sama, jangan di ragukan
Ooooo
Jika kurang elektron, ataupun berlebihan
Berubah itu atom, menjadi ion
Nomor massanya sama, dengan jumlah partikelnya
Elektron tambah netron, itulah besarnya
Kembali ke reff . 1
Reff.      2              (3X)
Jika hilang elektron, positif muatannya
                Jika tambah elektron, jadi ion negatif
Jika tambah elektron, jadi ion negatif
PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA
SEBAGAI APRESIASI POSITIF TERHADAP MUSIK DI INDONESIA
Oleh:Endang Sunaryati ( SMP Negeri 10 Pekalongan)
KELAS/SEMESTER                             : VIII/1
STANDAR KOMPETENSI                  : 2. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
KOMPETENSI DASAR                       : 2.4 Mendeskripsikan sistem peredaran darah pada manusia dan      hubungannya dengan kesehatan
MATERI                                                : Peredaran darah
JUDUL LAGU                                       : Peredaran Darah di aransir dari lagu Alamat Palsu( Ayu Ting-Tin)
Sistem transportasi namanya
Peredaran darah manusia
Mengedarkan sari makanan,
Oksigen dan Karbondioksida
Mengalir di dalam pembuluh
Nadi ke nadi, vena ke vena
Membawa O₂ ke sel-sel,
Mengikat CO₂ ke Jantung
Menuju ke paru-paru
Reff.      Serambi kiri, bilik kiri, seluruh tubuh
                                                                Serambi kanan, bilik kanan, paru-paru
                                                                Sayang...di lanjut ke jantung lagi
Tiap saat harus berhati-hati,
Karna lemak tak jenuh jadi penyakit
Sayang...hipertensi, tekanan darah tinggi

Jaga kesehatan itu penting

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Husband series

My husband You're not as handsome as Syahrukh Khan But your ray of love exceeds the brightness of the Moon My husband Your steps are not as swift as Van Damme But your love is stronger than nuclear power My husband You're not as smart as Einstein But the intelligence of your love exceeds all the formulations that exist My husband You're not as rich as a billionaire But the integrity of your love is at stake in the prestigious love competition My husband You do not have my love But you bet for all my happiness My husband You are neither king nor ruler But your word becomes a matter of absolute completion My husband Who are you? I can't walk the road to understand you

Coretan di pagi hari

 KETIKA Ketika insan telah bertumpuk harta Ketika semua menjadi alat tuk kesombongan Ketika jabatan buat terlena dalam kemunafikan Ketika merasa semua itu miliknya Tak ingat si empunya sebenarnya Tak ingat ada lahan tuk cetak kebaikan Tak ingat ada sekumpulan manusia yang membutuhkan Tak ingat kelak semua kembali kepada si Empunya Bermegah-megak tak terpikir keruntuhan Bergaya foya tak terpikir kemiskinan Lupa diri tak tengok sesama Berpamerria tanpa sadar semua hanya titipan. Ketika semua sudah saatnya Saat diruntuhkan Saat tak ada waktu  Saat sendirian Saat semua diambil oleh Sang Pencipta Apa hendak dikata Tinggal puing-puing berserakan Hanya rintihan  dan tangisan Serta pencarian kambing hitam Semoga... Kita semua tersadar sebelum semua menjadi ketentuan Sang Empunya hidup Aamiin YRA